Pernikahan Kami Sesuai Jadwal Berkat Terapi TORCH

Sebelum akhirnya menikah sekarang, kami berpacaran sudah lama. Hampir tiga tahun kami pacaran. Kalau soal karakter, sifat, kesukaan dan hobi, kami sudah saling mengerti lah. Saat itu kami sudah benar-benar membulatkan hati dan pikiran untuk menjalin komitmen seumur hidup. Kami berniat untuk menikah.

 

Sepanjang rencana kami, tidak ada hambatan sama sekali. Kedua orang tua kami sangat merestui karena memang sudah berhubungan sejak lama. Pernikahan adalah waktu yang ditunggu-tunggu mereka. Meski pun kami juga menunggu sih...

 

Nah, masalah baru muncul setelah hari H pernikahan di tentukan. Dua bulan sebelum menikah, kami memeriksakan kesehatan bersama. Itu atas dasar perintah kedua orang tua sih. Tapi kami manut saja. Membuat orang tua senang kan pahala.

 

Tapi karena itulah kami terjerat pada masalah yang dilematis. Ternyata aku terinfeksi virus. Aku menderita penyakit TORCH. Aku hampir tidak percaya dengan hasil uji itu. Aku tidak merasakan keluhan apa-apa kok. Dari situlah ihwal hari pernikahan kami diundur sampai waktu yang belum ditentukan. Jelasnya, kami boleh menikah kalau aku sudah bersih dari virus.

 

“Masih ada waktu dua bulan,” pikirku waktu itu. Tidak menunggu lama, selain obat dari dokter, aku mencari alternatif pengobatan lain untuk mempercepat penyembuhan. Aku pun menjalani terapi TORCH menggunakan kapsul herbal dari AHN. Alami, jamu tapi berbentuk kapsul, soalnya sudah diekstrak.

 

Setelah obat habis, aku pun memeriksakan kondisi ke dokter lagi. Aha, ternyata aku sudah dinyatakan bebas dari infeksi virus. Aku cepat-cepat menunjukkan hasil lab pada orang tuaku dan membawanya ke rumah Devi, calon istri. Sebab itulah pernikahan kami tidak jadi diundur. Pernikahan kami berjalan sesuai waktu yang sudah ditentukan. Terimakasih.

 

Anto & Devi, Surakarta.